Sabtu, 15 Desember 2018, WIB

Jumat, 12 Okt 2018, 10:32:02 WIB, 390 View PIP PPPPTK IPA - Atik, Kategori : Diklat

Berbagai reformasi dan inovasi dilakukan oleh sejumlah negara-negara maju untuk mewujudkan pendidikan yang berorientasi pada keterampilan abad 21. Reformasi dan inovasi tersebut antara lain adalah pendidikan STEM (STEM Education). Saat ini pendidikan STEM sedang menjadi isu yang penting dalam tren pendidikan (Kuenzi, 2008). STEM diluncurkan oleh National Science Foundation (NSF) di Amerika Serikat yang kemudian berkembang di beberapa negara lain. Di Indonesia, reformasi kurikulum persekolahan sudah diarahkan untuk membekali peserta didik pada karakteristik warga negara abad 21, namun khususnya kurikulum untuk mata pelajaran sains belum secara eksplisit mengintegrasikan STEM. Walaupun demikian, kurikulum nasional (Kurikulum 2013) memiliki semangat yang mendukung para guru dan sekolah untuk mengeksplorasi dan menerapkan STEM sebagai pendekatan pembelajaran melalui penggunaan model pembelajaran berbasis proyek (PJBL), atau model pembelajaran lainnya, seperti siklus belajar 5E dan LOI (Level of Inquiry).

Dalam rangka mendukung program tersebut, PPPPTK IPA melaksanakan Diklat Integrasi STEM dalam Implementasi Kurikulum 2013 (In Service 1) yang bertujuan membekali guru mengenai Filosofi STEM, Kerangka Standar Pendidikan STEM, dan Pendekatan STEM dalam pembelajaran sains, serta penilaian pembelajaran sains berbasis STEM. Kegiatan Diklat Integrasi STEM dalam Implementasi Kurikulum 2013 (In Service 1)  dilaksanakan selama 6 (lima) hari dari tanggal 28 Juni s.d  4 Juli 2018, bertempat di Marbella Suite Dago Pakar Bandung. Fasilitator pada kegiatan Diklat Integrasi STEM dalam Implementasi Kurikulum 2013 ini adalah Widyaiswara PPPPTK IPA. Peserta Diklat Integrasi STEM dalam Implementasi Kurikulum 2013  adalah berjumlah 160  orang yang terdiri dari guru-guru SMP, SMA Biologi, Fisika, dan Kimia dari Provinsi Jabar, Jatim, Jateng, Bali, NTB, Kalteng, DIY, Sulsel, Babel, Sulut, Kepri. (Arh)